Tuesday, February 24, 2015

Si Hati

Lupa aku kapan pertama kali si hati menemaniku, menggantung manis sebagai pemberat beberapa kunci milikku. Gemericing bunyinya bila aku berlari, terantuk satu sama lain, membuatku tahu, kunci-kunci tersebut masih aman bersamaku.

Tak banyak yang tahu kalau si hati merupakan pasangan bagi yang lain, yang bila dia disatukan, maka akan terbentuk lingkaran sempurna dengan patahan hati ditengahnya. Ah, sudah lama aku tak melihatnya bersatu, mungkin dia sudah muak bersama kunci-kunciku.

Hatiku terjatuh, tak tahu di mana, meringankan beban kunci-kunci yang biasanya kubawa. Aku menatap kosong padanya, ah mungkin seharusnya sudah kusimpan dari jauh-jauh hari pikirku, saat ia tak mungkin lagi bersatu dengan yang satu. Bukan karena ia tak mampu, tapi aku yang ragu.

Si hati telah menghilang hari ini, tapi kenangan sekelebat menghampiriku. Ah masa lalu, mengapa kau harus datang berlalu? Bukankah masa lalu itu adalah hal yang paling jauh di dunia ini?

Ibuku pernah bilang sambil berlalu, jangan pernah percaya pada takhyul, sekecil apapun, tapi kini aku malah berpikir, mungkin memang inilah saatnya, pembebasan itu benar-benar dibuat.
Pembebasanku pada diriku sendiri, dia, mereka dan sekelilingku...

Thursday, December 18, 2014

Sebuah Awal Tanpa Akhir

Awal tak pernah menjadi akhir, tetapi akhir terkadang akan mengawali awal yang baru. Lalu kenapa aku takut pada akhir dan bukan awal?

Awal akan selalu menjadi awal, tak akan pernah berubah menjadi akhir, tak akan pernah berjalan ketika aku tak memulai. Sedangkan akhir selalu berjalan bersama awal, tak pernah sendiri, meski harus berakhir, dia akan tetap menjadi awal bagi yang lain. Lalu kenapa aku takut pada akhir dan bukan awal?

Awal kadang terlaksana tanpa niat dan kadang berakhir dalam nestapa atau bahagia, namun akhir hanyalah sebuah hasil dari awal yang kita jalani, mau tidak mau, suka ataupun tidak. Lalu kenapa aku takut pada akhir dan bukan awal?

Awal berbisik mesra, mendayu lirih di kedua telingaku, menabuh merdu gendang telingaku, menariku dalam lamunan, berandai-andai. Tapi selalu saja akhir  menakutiku, mencengkramku dalam gapai kasat mata, seperti aku sedang berdiri melihat akhir yang selalu menanti dalam pekat hitamnya dasar hatiku. Lalu kamu tahu kenapa aku takut akhir dan bukan awal?

Sunday, July 20, 2014

Lara, Duka dan Desir

Ternyata lara ini masih mengalun merdu di telingaku, tak mau terlepas dalam lamunan jiwa ini, mencengkram erat detak jantung membantunya memompa dan bekerja lebih kuat, melubangi satu-satunya hati miliku, membuatku tak lagi tahu, haruskah aku tetap membisu? Atau membatu?

Ternyata duka tak pernah tinggalkan diriku, merobek relung batin terdalamku, memampatkan aliran kehidupanku, mengeruk habis air mata dalam kantung mataku, membuatku tak lagi tahu, haruskah aku tersedu? Atau mengaduh dan mengadu?

Desir-desir itu kembali bersama angin, berhembus meniup daun-daun kehidupanku menjadi berserakan, seperti taifun yang mereda, meninggalkan sejuk dan matahari palsu, kebahagiaan palsu, membuat hijau menjadi cokelat, membuat biru menjadi abu-abu, mengapa? Aku pun tak tahu.

Lara dan duka selalu satu, padahal mereka tak pernah satu, tak pernah sama, tapi ternyata mereka datang bersamaan dalam mimpiku, dengan desiran yang tak pernah kumengerti dan kuingini, mengapa?

dan aku pun tak tahu....

Monday, May 26, 2014

Man In The Mirror - MJ

Sedang senang mendengar lagu ini, sebagai pengingat bahwa segala perubahan haruslah di mulai dari diri sendiri, bukan dengan banyak bicara, bukan dengan banyak mengeluh, bukan pula dengan terlalu banyak berpikir tanpa ada yang dikerjakan apalagi hanya menyalahkan dan mencela apa-apa yang dilakukan oleh orang lain.

Selalu ada awal, permulaan, pendahuluan untuk semua yang ada di muka bumi ini...

Teruntuk diri ini, teman yang tercinta dan para manusia pencela yang berada di mana saja :)

I'm gonna make a change, For once in my life. It's gonna feel real good, Gonna make a difference. Gonna make it right... 
As I, turn up the collar on, my Favorite winter coat. This wind is blowin' my mind. I see the kids in the street, With not enough to eat. Who am I, to be blind? Pretending not to see their needs. A summer's disregard, A broken bottle top, And a one man's soul. They follow each other on The wind ya' know '. Cause they got nowhere to go. That's why I want you to know 
...
I'm starting with the Man In The Mirror (Ooh!) I'm asking him to change his ways (Change his ways - ooh!) And no message could've Been any clearer If you wanna make the world A better place (If you wanna make the World a better place) Take a look at yourself and Then make that... (Take a look at yourself and Then make that...) Change!
...
I love this version, they were goooooood!

Monday, May 5, 2014

happiness

"Happiness doesn't come knocking on our door. 
Rather, it permeates from within us,
like the scent of a flower."
~ Monk Beopjeong ~

Saturday, April 5, 2014

Minion Me

photo by Tuwuh S.

I'm cute, right? kekekeekekekekeekekee

Tuesday, April 1, 2014

Kenyataan

Kamu yang tak bisa tergantikan.
olehku, olehnya dan oleh orang lain.
Aku yang tak bisa tergantikan,
olehmu, olehnya dan oleh orang lain.

Tapi,
Kenapa aku ingin menjadi seorang kamu?
Kenapa aku iri melihatmu?
Kenapa aku menjadi palsu dihadapanmu?
Kenapa?

Mungkin,
Aku ternyata bukanlah aku.
Aku tak pernah menjadi seorang aku.
Aku hanyalah aku yang palsu.

Ternyata,
Seorang aku hanyalah aku.
Aku yang tak bisa tergantikan,
olehmu, olehnya dan oleh orang lain.

Search This Blog